EFEKTIVITAS DIGITAL MARKETING BANK SYARIAH DALAM MEMPROMOSIKAN PRODUK TABUNGAN EMAS (Studi pada Bank Syariah Indonesia Cabang Veteran)

  • Huria Afifah Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Sumarni Universitas Islam Makassar, Indonesia

Abstract

The rapid development of information technology has changed communication patterns and people's behavior, including in accessing financial services. Digitalization is not just a trend, but has become a necessity in the world of Islamic banking. This study aims to analyze how Bank Syariah Indonesia, Veteran Branch, utilizes digital marketing to promote its gold savings product. It also identifies the impact of digital marketing strategies on these products, as well as the challenges and efforts faced in their implementation. This study uses a qualitative approach with descriptive methods, through data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that Islamic banks have utilized digital marketing comprehensively through social media, videotrons, and mobile banking applications (ByON by BSI). This utilization is considered effective in increasing information dissemination, price transparency, and initial public awareness and interest in gold savings products. However, the influence of digital marketing has not fully driven customers' decisions to open gold savings accounts, as it is still influenced by other factors such as need, level of understanding, and trust. Furthermore, this study also found that the main challenge faced is the low public awareness of gold savings features compared to the more well-known gold pawn product. To address this issue, Bank Syariah is making efforts to improve digital marketing performance, particularly through optimizing more informative and educational content. Overall, Bank Syariah Indonesia's Veteran Branch has utilized digital marketing through social media, digital advertising, and mobile banking applications. This strategy is effective in increasing public information, interest, and trust, but has not yet fully driven customer decisions due to limited product understanding. Therefore, the Bank continues to optimize digital marketing by delivering clearer and more educational information.

Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat telah mengubah pola komunikasi dan perilaku masyarakat, termasuk dalam hal mengakses layanan keuangan. Digitalisasi tidak hanya tren, tetapi sudah menjadi kebutuhan didalam dunia perbankan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana cara Bank Syariah Indonesia Cabang Veteran memanfaatkan digital marketing nya dalam mempromosikan produk tabungan emas. Serta mengidentifikasi pengaruh penggunaan strategi digital marketing pada produk tersebut, serta tantangan dan upaya yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Bank Syariah telah memanfaatkan digital marketing secara menyeluruh melalui media sosial, video tron, dan aplikasi mobile banking (ByON by BSI). Pemanfaatan tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan penyebaran informasi, transparansi harga, serta kesadaran dan ketertarikan awal masyarakat terhadap produk tabungan emas. Namun, pengaruh digital marketing belum sepenuhnya mampu mendorong keputusan nasabah untuk membuka tabungan emas, karena masih dipengaruhi oleh faktor lain seperti kebutuhan, tingkat pemahaman, dan kepercayaan. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai fitur tabungan emas dibandingkan dengan produk gadai emas yang lebih dikenal. Untuk mengatasi hal tersebut,  Bank Syariah melakukan upaya dengan meningkatkan peforma digital marketing, terutama melalui optimalisasi konten yang lebih informatif dan edukatif. Secara keseluruhan, Bank Syariah Indonesia Cabang Veteran telah memanfaatkan digital marketing melalui media sosial, iklan digital dan aplikasi mobile banking. Strategi ini efektif meningkatkan informasi, minat dan kepercayaan masyarakat, namun belum sepenuhnya mendorong keputusan nasabah karena rendahnya pemahaman terhadap produk. Oleh karena itu, Bank terus mengoptimalkan digital marketing melalui penyampaian informasi yang lebih jelas dan edukatif.

Kata Kunci: Digital Marketing, Bank Syariah, Tabungan Emas, Efektivitas Pemasaran.

Published

2026-07-17

Issue

Section

Articles