PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN BRAND AWARENESS UMKM KULINER HALAL DI PANTAI LOSARI (KOTA MAKASSAR)

  • Ananda Berliana Nursyahira Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Fatmawati Universitas Islam Makassar, Indonesia

Abstract

This study aims to analyze the role of social media in increasing brand awareness of halal culinary MSMEs in the Losari Beach area, Makassar City. The study used a qualitative approach with a case study method to gain a deep understanding of the social media utilization strategies of MSMEs. Data collection techniques were carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity was maintained through source triangulation techniques. The results of the study indicate that social media is used as a medium for promotion, communication, and interaction with consumers. Platforms such as Instagram, TikTok, and Facebook are used to upload product photos and videos, price information, and other promotional content aimed at building brand recognition and brand recall. However, MSMEs face various obstacles: such as time constraints, a lack of understanding of social media algorithms, negative comments from consumers, the risk of fraud, and skills in content creation. In addition, some MSMEs do not have official accounts and still rely on personal accounts or promotions through influencers. Strategies implemented to overcome these obstacles include: maintaining consistent content uploads, simple content planning, collaborating with influencers, emphasizing the halal aspects of products, and building active communication with consumers. Therefore, optimizing a planned and sustainable social media strategy is an important factor in strengthening the brand image and competitiveness of halal culinary MSMEs.

Keywords:                                                              

Social media, brand awareness, halal culinary

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam meningkatkan brand awareness UMKM kuliner halal di kawasan pantai losari, kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai strategi pemanfaatan media sosial oleh pelaku UMKM. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara UMKM kuliner halal di pantai losari dapat memanfaatkan media sosial untuk memperkuat Brand Awareness dimanfaatkan sebagai media promosi, komunikasi, dan interaksi dengan konsumen. Platform seperti Instagram, Tiktok, dan Facebook digunakan untuk mengunggah foto dan video produk, informasi harga, serta konten promosi lainnya yang bertujuan membangun Brand Awareness. Kendala yang dihadapi UMKM halal dalam mengoptimalkan media sosial sebagai sarana untuk mempromosikan produk:seperti keterbatasan waktu, kurangnya pemahaman terhadap algoritma media sosial,  komentar negatif dari konsumen, resiko penipuan, serta keterampilan dalam membuat konten. Selain itu, sebagian pelaku UMKM belum memiliki akun resmi dan masih mengandalkan akun pribadi atau promosi melalui influencer. Strategi UMKM halal mengoptimalkan media sosial dalam meningkatkan Brand Awareness: menjaga konsistensi unggahan konten, perencanaan konten secara sederhana, menegaskan aspek kehalalan produk, serta membangun komunikasi aktif dengan konsumen. Oleh karena itu, strategi media sosial yang terencana dan berkelanjutan menjadi faktor penting dalam memperkuat citra merek dan daya saing UMKM kuliner halal.

Kata Kunci:

Media sosial, brand awareness, kuliner halal.

Published

2026-07-17

Issue

Section

Articles