EKSPLORASI PENGALAMAN PENDIDIK DALAM MENGINTEGRASIKAN SMARTBOARD DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 16 MAKASSAR
Abstract
This study was conducted amid rapid developments in digital technology, which have brought about significant changes in the world of education, including in the subject of Islamic Religious Education (IRE). One innovation currently being implemented in schools is the use of digital whiteboards (smartboards) as a highly engaging learning tool. The focus of this study is (1) to explore teachers’ experiences in integrating smartboards into IRE instruction and (2) to identify the benefits and limitations of using this technology in teaching and learning activities. The chosen method is a qualitative approach through field research. Data collection was conducted through interviews, direct observation, and a literature review. The primary informants in this study were teachers, specifically IRE teachers at SMPN 16 Makassar. The main findings of this study indicate that IRE is often viewed as a subject that relies on traditional teaching methods, which are considered less engaging. Therefore, smartboards are used to make the learning process more dynamic and interactive. However, the effectiveness of using digital whiteboards in learning depends heavily on the teachers’ academic knowledge. Furthermore, not all IRE learning materials can be presented optimally using digital whiteboards, so teachers must act carefully and wisely in selecting relevant learning materials
Studi ini dilakukan di tengah perkembangan teknologi digital yang cepat, yang telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Salah satu inovasi yang saat ini diterapkan di sekolah-sekolah adalah penggunaan papan putih digital (smartboard) sebagai alat pembelajaran yang sangat menarik. Fokus dari penelitian ini adalah (1) untuk mengeksplorasi pengalaman pendidik dalam mengintegrasikan smartboard ke dalam pengajaran PAI dan (2) untuk mengidentifikasi keuntungan dan batasan penggunaan teknologi ini dalam kegiatan pengajaran dan pembelajaran. Metode yang dipilih adalah pendekatan kualitatif melalui penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi langsung, dan tinjauan pustaka. Informan utama dalam penelitian ini adalah pendidik, khususnya pendidik PAI di SMPN 16 Makassar. Temuan utama dari studi ini menunjukkan bahwa PAI sering kali dipandang sebagai mata pelajaran yang mengandalkan metode pengajaran tradisional, yang dianggap kurang menarik. Oleh karena itu, smartboard digunakan untuk membuat proses pembelajaran menjadi lebih dinamis dan interaktif. Namun, efektivitas penggunaan papan putih digital dalam pembelajaran sangat tergantung pada pengetahuan akademik pendidik. Selain itu, tidak semua materi pembelajaran PAI dapat disajikan secara optimal dengan menggunakan papan putih digital, sehingga pendidik harus bertindak hati-hati dan bijaksana dalam memilih materi pembelajaran yang relevan.
Kata kunci: Eksplorasi Pengalaman Pendidik, Smartboard, Integrasi Teknologi dalam PAI




