INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENCEGAH BULLYING DI SDIT IBNUL QAYYIM MAKASSAR
Abstract
This research aims to: (1) describe and analyze the implementation of the internalization of Islamic Religious Education values, (2) identify bullying behavior, and (3) evaluate the results of the internalization of Islamic Religious Education values in preventing bullying behavior at SDIT Ibnul Qayyim Makassar. This field research with a qualitative approach was conducted through in-depth interviews with school principals, Islamic Religious Education teachers, homeroom teachers, and students, as well as participant observation and documentation study. The results showed that the internalization of Islamic values was implemented systematically through Islamic Religious Education learning covering aqidah, morals, fiqh, Qur'an and hadith, and Islamic Cultural History, as well as integration of Islamic values in all subjects. The internalization process was strengthened through habituation programs including morning ceremonies, tahfizh ul Qur'an and hadith, congregational Zuhur prayer, extracurricular activities, the 7 Habits of Great Indonesian Children program, Guidance and Counseling Program, and SIM-based Violation Recording Program. Bullying behavior was found in a very low category, in the form of verbal teasing and mild physical contact that was incidental and could be resolved through dialogical approach. The internalization of Islamic Religious Education values has proven effective in shaping students' character who were empathetic, able to control themselves, and respect others. This study highlighted that the integration of Islamic values through formal learning, habituation, teacher exemplary, structured guidance systems, and religious culture creates a safe, harmonious educational environment and effectively prevents bullying behavior.
Keywords: Internalization, Islamic Religious Education Values, Bullying, Character Education, Integrated Islamic School
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam, (2) mengidentifikasi perilaku bullying, serta (3) mengevaluasi hasil internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam mencegah perilaku bullying di SDIT Ibnul Qayyim Makassar. Ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, dilakukan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru PAI, wali kelas, dan siswa, serta observasi partisipan dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai Islam dilaksanakan secara sistematis melalui pembelajaran PAI yang mencakup akidah, akhlak, Fikih, Qur'an Hadis, dan Sejarah Kebudayaan Islam, serta integrasi nilai Islam dalam seluruh mata pelajaran. Proses internalisasi diperkuat melalui program pembiasaan meliputi upacara pagi, tahfizul Qur'an dan Hadis, salat Zuhur berjamaah, ekstrakurikuler, Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Program Bimbingan Konseling, dan Program Pencatatan Pelanggaran berbasis SIM. Perilaku bullying yang ditemukan berada pada kategori sangat rendah, berupa ejekan verbal dan fisik ringan yang bersifat insidental dan dapat diselesaikan melalui pendekatan dialogis. Internalisasi nilai-nilai PAI terbukti efektif membentuk karakter siswa yang berempati, mampu mengontrol diri, dan menghormati sesama. Studi ini menyoroti bahwa integrasi nilai-nilai Islam melalui pembelajaran formal, pembiasaan, keteladanan guru, sistem pembinaan terstruktur, dan budaya religius menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, harmonis, dan efektif mencegah perilaku bullying.
Kata Kunci: Internalisasi, Nilai-nilai PAI, Bullying, Pendidikan Karakter, Sekolah Islam Terpadu




