DAMPAK BULLYING TERHADAP PERKEMBANGAN KARAKTER KELAS III MIS DARUL AMAN KECAMTAN TALLO
Abstract
Abstract:
This research aims to analyze and describe: (1) Bullying of students in class III MIS Darul Aman, Tallo District; (2) the character of students in class III MIS Darul Aman, Tallo District; (3) the impact of bullying on the character of students in class III MIS Darul Aman, Tallo District; and (4) overcoming cases of student bullying in class III of MIS Darul Aman, Tallo District. This research uses a qualitative descriptive research method with a methodical and scientific approach. Primary data sources consist of the school principal, class teacher, Akhlak Akhlak teacher, and class III students. Secondary data sources are evidence of notes or reports, school profiles, geographic conditions of schools, and documents. Data was collected using observation, interview and documentation techniques and then analyzed using descriptive analysis developed by Miles and Hurberman, namely data reduction, data display and conclusion or verification. Test the validity of the data using triangulation. The subjects of this research were class III MIS Darul Aman, Tallo District with a total of 23 participants. The results of the research show cases of bullying against students in class III MIS Darul Aman, namely verbal bullying, making fun of their parents' names and their jobs or unique names in the form of making fun of Fatty/Battala until his face turns funny and crying and even mocking his parents' job, the handyman. rickshaws, physical bullying, hitting and pushing, there are students in the class who are studying, then a classmate comes and suddenly pushes them, this behavior the victim cannot fight back, because physically the perpetrator is stronger, disrupts writing in the form of pushing. his hands stopped writing and even threw his pencil, but physical forms of bullying, hitting, were rarely found. The character of MIS Darul Aman students towards bullies wants to get attention from both the teacher and their classmates and the character of bullying victims is quiet, shy, and physically weaker than other students. The impact of bullying on the character of students in class III MIS Darul Aman on the perpetrator is very detrimental, first for themselves, the good name of their parents/family, and the quality of the school will be reduced in the eyes of the community, for the victim it will make them less confident, and most will even remain silent. themselves in the classroom, and towards other students, there is a desire to follow the behavior of the bully so that they do not become the next victim. Overcoming bullying cases of students in class III MIS Darul Aman in the form of motivating/advising students using their language that whatever is usually said at home cannot be said at school because there are certain rules or sanctions, teachers or parents can get used to spending time with children and telling each other about their daily lives, and collaboration between school parties in the form of behavioral counseling, aqidah akhlah teachers use various strategies, increase students' understanding of moral principles and provide examples through the teachings and lives of the prophet and other prophets.
Keywords: Impact of Bullying, Student Character Development
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan: (1) Bullying terhadap peserta didik di kelas III MIS Darul Aman Kecamatan Tallo; (2) karakter peserta didik di kelas III MIS Darul Aman Kecamatan Tallo; (3) dampak bullying terhadap karakter peserta didik di kelas III MIS Darul Aman Kecamatan Tallo; dan (4) penanggulangan kasus bullying peserta didik di kelas III MIS Darul Aman Kecamatan Tallo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitataif dengan pendekatan metode dan keilmuaan. Sumber data primer terdiri atas kepala sekolah, wali kelas, guru Akhidah Akhlak, dan peserta didik kelas III. Sumber data sekunder bukti catatan atau laporan, profil sekolah, keadaan geografis sekolah, dan dokumen. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan analisi deskriptif yang dikembangkan oleh Miles dan Hurberman, yaitu reduksi data, display data, dan kesimpulan atau verifikasi. Uji keabsan data menggunakan triangulasi. Subjek penelitian ini adalah kelas III MIS Darul Aman Kecamatan Tallo dengan jumlah peserta 23 orang. Hasil penelitian menunjukkan kasus bullying terhadap peserta didik di kelas III MIS Darul Aman yaitu bullying verbal mengejek dengan nama orang tua dan pekerjaan orang tua atau nama unik berupa mengejejek si Gendut/ Battala sampai muka dia berubah menjadi lucu dan menangis bahkan mengejek pekerjaan orang tuanya si tukang becak, bullying fisik memukul dan mendorong ada peserta didik di dalam kelas yang sedang belajar kemudian datang seorang teman kelasnya yang tiba-tiba mendorong, perilaku tersebut korban tidak bisa melawan, kerena dari segi fisik si pelaku memang lebih kuat, mengganggu menulis berupa mendorong-dorong tangannya sampai berhenti menulis bahkan melempar pensilnya, namun bentuk bullying fisik memukul jarang di temukan. Karakter peserta didik MIS Darul Aman terhadap pelaku bullying ingin mendapatkan perhatian baik dari guru maupun teman kelasnya dan karakter dari korban bullying ialah pendiam, pemalu, dan fisiknya lebih lemah dibandingkan peserta didik lain. Dampak bullying terhadap karakter peserta didik di kelas III MIS Darul Aman terhadap pelaku sangat merugikan, pertama bagi diri sendiri, nama baik orang tua/ keluarga, dan kualitas sekolah akan berkurang di mata masyarakat, terhadap korban membuat dirinya kurang percaya diri, dan bahkan kebanyakan berdiam diri didalam kelas, dan terhadap peserta didik lainnya ada keinginan mengikuti perilaku pelaku bullying agar mereka tidak menjadi korban selanjutnya. Penanggulangan kasus bullying peserta didik di kelas III MIS Darul Aman berupa memotivasi/ menasehati peserta didik dengan bahasa mereka bahwa apapun yang biasa di ucapkan di rumah tidak bisa di ucapkan disekolah karena ada aturan atau sanksi tertentu, guru atau orang tua bisa membiasakan meluangkan waktu bersama anak dan saling bercerita tentang kesehariannya, dan kerjasama antar pihak sekolah berupa konseling behavioral, guru aqidah akhlah menggunakan berbagai strategi, meningkatkan pemahaman peserta didik tentang prinsip-prinsip moral dan memberikan keteladanan melalui ajaran dan kehidupan nabi dan nabi lainnya.
Kata Kunci: Dampak Bullying, Perkembangan Karakter, Peserta Didik




