Penjualan Pakaian Thrifting Dalam Perspektif Ekonomi Islam di Pasar Pajjaiang Sudiang Raya Kecamatan Biringkanaya

  • Rifki Rinaldi Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Andi Herawati Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Jamaluddin H Universitas Islam Makassar, Indonesia

Abstract

Abstract:

The study uses a Qualitative approach. The purpose of the study is to learn about sales models, inhibitors and and supporters, and the islamic economic view of the sale of secondhand clothing. The research implications of this study with a previous study in terms of where data could be taken, since the study was conducted ata local suppermarketand it shows that: a thrifting of clothing in the pajjaiang market could not be much different from other second-hand sales models starting with the agents’ sales and products. Selling a thrifting outhfit at the Pajjaiang market picking up items from different agents from each merchants can also see that selling a thrifting cloth may be a factor that can boost a person’s income by raising his or her low prices and increasing his demand for public interset. As for the issuance of the problem, there are many broken suits obtained from the agency that cannot be sold to the consumer, there isa thrifting of clothing on the market in terms of the practice of selling and selling. The transaction between dealer and agent is not consistent with the principles of the islamic economy, because it still contains gharar elements.

Keywords: Islamic Economy, Clothes Thrifiting, Sales

Abstrak:

Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang model penjualan, faktor penghambat dan pendukung, serta pandangan ekonomi Islam tentang penjualan pakaian bekas. Implikasi penelitian tentang hasil temuan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya yaitu dari segi tempat pengambilan data, karena penelitian ini dilakukan di Pasar Pajjaiang Sudiang Raya Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Model penjualan pakaian thrifting di Pasar Pajjaiang tidak jauh berbeda dengan model penjualan pakaian bekas yang lainnya dimulai dari proses penjualan dan barang yang didapatkan dari agen. Penjualan pakaian thrifting di pasar pajjaiang mendapatkan barang dari agen yang berbeda-beda dari setiap pedagang, faktor pendukung dalam berjualan pakaian thrifting yaitu dapat meningkatkan pendapatan pedagang karena selain harga yang murah juga memiliki kualitas yang masih bagus sehingga banyak diminati masyarakat. Adapun faktor penghambatnya adalah keluhan dari pedagang seperti terdapat banyak pakaian yang rusak yang didapatkan dari agen sehingga pakaian tidak bisa dipasarkan ke konsumen. penjualan pakaian thrifting di pasar pajjaiang sudiang raya dari segi praktek jual beli antara penjual dengan konsumen sudah sesuai dengan prinsip ekonomi Islam, seperti syarat sah jual beli, sedangkan dari segi transaksi antara penjual dengan agen masih tidak sesuai dengan prinsip ekonomi Islam karena masih mengandung unsur gharar.

Kata Kunci: Ekonomi Islam, Pakaian Thrifting, Penjualan.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-04-04

How to Cite

Rinaldi, R., Herawati, A., & H, J. (2025). Penjualan Pakaian Thrifting Dalam Perspektif Ekonomi Islam di Pasar Pajjaiang Sudiang Raya Kecamatan Biringkanaya. NineStars Education, 6(2), 31-40. Retrieved from https://e-journal.faiuim.ac.id/index.php/ninestar-education/article/view/607

Issue

Section

Articles