Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural Dalam Surah Al-Hujurāt Ayat 13 (Studi Kasus Pada Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar)
Abstract
Abstract:
This research aims to analyze (1) multicultural values in QS. Al-Hujurat/49:13; (2) the implementation of multicultural education values at the Faculty of Islamic Studies, Universitas Islam Makassar; and (3) the barriers and challenges in the implementation of these values. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The results show that (1) QS. Al-Hujurat/49:13 contains multicultural values such as gender equality, recognition of ethnic and cultural differences, ta’aruf (getting to know one another), and takwa as the measure of honor; (2) The implementation of multicultural values in the Faculty of Islamic Studies is carried out by integrating these values into the curriculum and various student activities that support cross-cultural interaction; (3) The main obstacles in the implementation of these values include the diverse cultural backgrounds among students, which often lead to stereotypes and tensions between groups. This study provides insights into the importance of an inclusive and comprehensive approach in developing multicultural education.
Keywords: Implementation, Values, Multicultural Education, Surah Al-Hujurat Verse 13.
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) nilai-nilai multikultural dalam QS. Al-Hujurāt/49:13; (2) implementasi nilai-nilai multikultural dalam pendidikan di Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar; dan (3) hambatan serta tantangan yang dihadapi dalam penerapan nilai-nilai multikultural di fakultas tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) QS. Al-Hujurat/49:13 mengandung nilai-nilai multikultural seperti kesetaraan gender, pengakuan terhadap perbedaan bangsa dan suku, ta’aruf (saling mengenal), serta takwa sebagai ukuran kemuliaan; (2) Implementasi nilai-nilai multikultural di Fakultas Agama Islam dilakukan melalui integrasi nilai-nilai ini ke dalam kurikulum dan berbagai kegiatan mahasiswa yang mendukung interaksi lintas budaya; (3) Hambatan utama dalam penerapan nilai-nilai ini meliputi keberagaman latar belakang budaya yang ada di antara mahasiswa, yang sering kali mengarah pada stereotip dan ketegangan antar kelompok. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya pendekatan inklusif dan komprehensif dalam mengembangkan pendidikan multicultural.
Kata Kunci: Implementasi, Nilai, Pendidikan Multikultural, Surah Al-Hujurāt Ayat 13.






