Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Peserta Didik Kelas IV MIS Al-Qalam Tompong Kabupaten Manggarai Timur

  • Firda Sari Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Hasbi Lambe Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Jamaluddin Jamaluddin Universitas Islam Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56324/mpdc.v1i1.745

Abstract

Abstract:

This study's objective was to examine: 1. How is class IV MIS Al-Qalam Tompong, East Manggarai Regency, using the contextual learning model? 2. Can writing abilities in class IV MIS Al-Qalam Tompong, East Manggarai Regency, be enhanced by the contextual learning model? Two research cycles of classroom action research were conducted using a qualitative research technique in order to identify the issue. Tests, documentation, interviews, and observations were the methods utilized to get the data. The pre-test and post-test were the research tools utilized. The findings demonstrated that, when the pre-test was administered to class IV pupils, the researcher saw that the students' scores remained below the KKM, which was 30. Subsequently, the researcher implemented the contextual learning approach. Based on the post-test findings from cycle I, the researcher saw a minor rise in the number of pupils, with the best score being 90. Lastly, in cycle II, the researcher administered a post-test. Students in cycle II achieved the highest possible score of 100 and the lowest possible score of 85. 

 

Abstrak:

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji: 1. Bagaimana kelas IV MIS Al-Qalam Tompong, Kabupaten Manggarai Timur, menggunakan model pembelajaran kontekstual? 2. Apakah kemampuan menulis di kelas IV MIS Al-Qalam Tompong, Kabupaten Manggarai Timur, dapat ditingkatkan dengan model pembelajaran kontekstual? Dua siklus penelitian tindakan kelas dilakukan dengan menggunakan teknik penelitian kualitatif untuk mengidentifikasi masalah tersebut. Tes, dokumentasi, wawancara, dan observasi adalah metode yang digunakan untuk mendapatkan data. Pre-test dan post-test adalah alat penelitian yang digunakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, ketika pre-test diberikan kepada siswa kelas IV, peneliti melihat bahwa nilai siswa masih di bawah KKM, yaitu 30. Selanjutnya, peneliti menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual. Berdasarkan temuan post-test dari siklus I, peneliti melihat sedikit peningkatan jumlah siswa, dengan nilai terbaik adalah 90. Terakhir, pada siklus II, peneliti memberikan post-test. Siswa pada siklus II memperoleh nilai tertinggi yang mungkin yaitu 100 dan nilai terendah yang mungkin yaitu 85.

Kata Kunci:

Pembelajaran kontekstual, Hasil Belajar,

Published

2025-05-10

Issue

Section

Articles