Fatihatu Surah dan Tafsir Basmalah dalam Kitab Tafsir Al - Jailani Karya Imam Abd Qadir Al - Jailani

  • Rahmat Darqutni Ilyas Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Mubarak Bakri Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Rusmiaty Universitas Islam Makassar, Indonesia

Abstract

Abstract:

Tafsir Al-Jailani is an esoteric interpretation that has not been comprehensively analyzed by Islamic scholars. Husain al-Zahabi in his work, al-Tafsir wa al-Mufassirun, does not even include this interpretation. Even though it is common knowledge for scholars of the treasury of interpretation, Husain al-Zahabi's writing is considered quite encyclopedic in the field of studying variants of interpretation patterns. The purpose of this study is to determine; 1) the form of Fa ̅tihatu surah in the book of Tafsir Al-Jailani. 2) the interpretation of the basmalah at the beginning of the Makkiyah and Madaniyah letters in the book of Tafsir al-Jailani. The research method used is literature study. The results of this study indicate that Tafsir al-Jailani explains that the foreword in the letters of the Qur'an, especially al-Fatihah and al-Baqarah, contains deep meanings related to the spiritual journey. Surah al-Fatihah describes the level of Ahadiyah, namely the highest dignity in the divine dimension that cannot be reached by anyone except the Prophets and saints at the end of their suluk. This level is the peak of pure and undivided monotheism. Meanwhile, Surah al-Baqarah discusses more about human efforts to achieve the purity of monotheism through the sharia, tarekat and nature. Al-Jailani divides the contents of this letter into three important aspects: verses that discuss sharia law, verses that talk about the spiritual journey (tarekat), and verses that reveal the meaning of monotheism

Abstrak:

Tafsir Al-Jailani yaitu penafsiran dengan  sifat mendalam dan tersembunyi, serta masih jarang ditelaah secara lengkap oleh para pengkaji studi Islam. Husain al-Zahabi dalam karanganya, al-Tafsir wa al-Mufassirun Meskipun tidak memasukkan tafsir ini, karya Husain al-Zahabi tetap dianggap cukup lengkap serta bersifat ensiklopedis oleh para peminat studi tafsir, karena membahas berbagai jenis serta corak penafsiran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui; 1) bentuk Fatihatu surah pada kitab Tafsir Al-Jailani. 2) kajian mengenai makna basmalah sebagai pembuka suratmakkiyah dan madaniyah pada kitab Tafsir al-Jailani. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tafsir al-Jailani menguraikan bahwa kata pengantar dalam surat-surat Al-Qur'an, utamanya surat alfatihah dengan Al-Baqarah, memiliki arti dengan penuh kedalaman terkait perjalanan spiritual. Surat al-Fatihah menggambarkan tingkatan Ahadiyah, yaitu martabat tertinggi dalam dimensi ketuhanan yang tidak dapat dijangkau oleh siapa pun kecuali para Nabi dan para wali di akhir suluk mereka. Tingkatan ini merupakan puncak tauhid yang murni dan tidak terbagi. Sementara itu, surat al-Baqarah lebih banyak membahas tentang upaya manusia dalam mencapai kemurnian tauhid melalui jalan syariat, tarekat, dan hakikat. Al-Jailani membagi isi surat ini ke dalam tiga aspek penting: ayat-ayat yang membahas hukum syariat, ayat-ayat yang berbicara tentang perjalanan spiritual (tarekat), dan ayat-ayat yang menyingkap makna ketauhidan.

Kata Kunci: Fatihatu, Kitab, Surah. Tafsir

Published

2025-12-02

Issue

Section

Articles