Manajemen Disiplin Kerja Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di SDN 50 Pinrang

  • Rosnani Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Badruddin Kaddas Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Muh. Haras Rasyid Universitas Islam Makassar, Indonesia

Abstrak

Abstract:

This study aims to describe the work discipline management at SDN 50 Pinrang, to present the teachers’ performance, and to explain how work discipline management improves teachers’ performance at SDN 50 Pinrang. The research employs a qualitative approach with a phenomenological design to explore the experiences and perceptions of teachers and the principal regarding work discipline. Data collection techniques include observation, interviews, documentation, and questionnaires. Data analysis techniques consist of data management, data analysis, interpretation of results, and presentation of findings. The results show that work discipline management at SDN 50 Pinrang is implemented through planning, organizing, implementing, supervising, evaluating, and follow-up functions. Planning is conducted through identifying disciplinary issues and formulating objectives; organizing includes task distribution and regulation development; implementation involves enforcing rules and ensuring punctuality; supervision is carried out through attendance checks, instructional supervision, and performance monitoring; while follow-up actions include coaching, training, motivation, and the provision of rewards and punishments.

Teachers’ performance demonstrates positive outcomes based on four indicators: quality of performance, timeliness in completing tasks, attendance discipline, and ability to work collaboratively. The consistent implementation of work discipline management contributes significantly to improving teachers’ professionalism and responsibility. The study concludes that effective work discipline management has a positive impact on enhancing teachers’ performance. The implications highlight the need to strengthen supervision and follow-up functions, as well as to optimize teacher coaching and training. The limitations of the study include its focus on a single school and a relatively short observation period; therefore, future research is recommended to involve more schools for broader generalization.

Keywords:

Work Discipline Management, Teacher Performance

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan manajemen disiplin kerja di SDN 50 Pinrang, mendeskripsikan kinerja guru, serta mendeskripsikan manajemen disiplin kerja dalam meningkatkan kinerja guru di SDN 50 Pinrang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk menggali pengalaman dan persepsi guru serta kepala sekolah terkait disiplin kerja. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket atau kuisioner. Teknik analisis data mencakup pengelolaan data, analisis data, interpretasi hasil, dan penyajian hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen disiplin kerja di SDN 50 Pinrang dijalankan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi, dan tindak lanjut. Perencanaan dilakukan melalui identifikasi masalah kedisiplinan dan perumusan tujuan; pengorganisasian melalui pembagian tugas dan penyusunan regulasi; pelaksanaan melalui penerapan aturan dan ketepatan waktu; pengawasan melalui absensi, supervisi pembelajaran, dan monitoring kinerja; serta tindak lanjut melalui pembinaan, pelatihan, motivasi, dan pemberian reward dan punishment. Kinerja guru menunjukkan hasil yang baik berdasarkan empat indikator: kualitas kinerja, ketepatan waktu dalam pencapaian tugas, kedisiplinan kehadiran, dan kemampuan bekerjasama. Implementasi manajemen disiplin kerja yang konsisten terbukti berkontribusi pada peningkatan profesionalitas dan tanggung jawab guru. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa manajemen disiplin kerja yang efektif berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja guru. Implikasi penelitian menyoroti pentingnya penguatan fungsi pengawasan dan tindak lanjut, serta optimalisasi pembinaan dan pelatihan guru. Keterbatasan penelitian meliputi cakupan lokasi yang terbatas pada satu sekolah dan waktu observasi yang singkat, sehingga penelitian lanjutan disarankan mencakup lebih banyak sekolah untuk generalisasi temuan.

Kata Kunci:

Manajemen Disiplin Kerja, Kinerja Guru

Diterbitkan

2025-12-02

Terbitan

Bagian

Articles